- Persiapan tanah: Pilih tanah yang gembur dan kaya nutrisi, serta memiliki drainase yang baik. Buat bedengan dengan lebar 1-1,5 meter dan tinggi 20-30 cm, dengan jarak antar bedengan sekitar 50-60 cm.
- Persiapan bibit: Siapkan biji kacang panjang dan rendam dalam air selama 12-24 jam sebelum ditanam. Siapkan juga media tanam yang terdiri dari campuran tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1.
- Penyemaian bibit: Tanam biji kacang panjang dengan kedalaman sekitar 2-3 cm dan berjarak sekitar 20-30 cm antar tanaman. Siram bibit secara teratur dan pastikan bibit terkena sinar matahari yang cukup.
- Perawatan tanaman: Siram tanaman secara teratur dan berikan pupuk organik atau pupuk kompos setiap 2 minggu sekali. Pastikan juga untuk membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman kacang panjang dan memberikan tali atau kayu penyangga agar tanaman kacang panjang dapat tumbuh secara tegak.
- Pemanenan: Setelah sekitar 2-3 bulan, kacang panjang sudah siap dipanen. Panenlah kacang panjang dengan cara memotong tangkainya menggunakan pisau tajam atau cukup memetik dengan tangan.
- Penyimpanan: Kacang panjang yang sudah dipanen dapat disimpan di tempat yang sejuk dan kering agar tahan lebih lama.
Ingatlah bahwa cara budidaya kacang panjang dapat bervariasi tergantung pada kondisi lokasi dan preferensi pribadi, namun dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat memulai budidaya kacang panjang dengan mudah.